Notification

×

Iklan

Iklan

COCA-COLA AMATIL INDONESIA MEMILIH PEMAIN DAN PELATIH TERBAIK MELALUI PROGRAM COKE KICKS 2017

Kamis, 09 November 2017 | 17:00 WIB Last Updated 2017-11-10T06:13:22Z

BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Untuk ke 7 kali Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation menggelar rangkaian kegiatan Coke Kicks 2017 di 10 kota di Indonesia, yaitu: Lampung (22-23 April), Medan (29-30 April), Lombok (6-7 Mei), Semarang (22-23 Juli), Padang (16-17 Sept), Makassar (28-29 Oktober), Pasuruan (18-19 November), Balikpapan (25-26 November) dan akan diselenggarakan di dua kota di propinsi Jawa Barat secara bersamaan di 11-12 November, yakni di Bekasi dan Sumedang.

Coke Kicks merupakan program tahunan yang telah dijalankan oleh CCAI sejak tahun 2011. Di tahun 2017, program Coke Kicks memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelatih dan talenta sepak bola lokal melalui sesi train the trainers, player coaching, dan mini competition. Demikian hal tersebut disampaikan,Djachri Surahman Corporate Affairs Executive Public Affaira and Communications dan Nurlida Fatmikasari, Corporate Affairs Regional Manager Jakarta & West Java Region CCAI,kepada wartawan di  Cafe  Hummingbrid jalan Progo no 14,kota Bandung.

Acara Coke Kicks di Sumedang akan dilaksanakan di lapangan Kecamatan Pamulihan, Desa Ciptasari Jl. Raya Bandung – Sumedang. Dan akan dihadiri oleh Zainal Alimin, Sekda Kabupaten Sumedang dan Dhani Priatna Wiradinata selaku Head of Corporate Affairs Public Affairs & Communications, Coca-Cola Amatil Indonesia.

Pada 12 November, kegiatan terfokus pada pelatihan bakat-bakat muda yang melibatkan 224 anak dengan rentang usia 12-17 tahun yang terbagi dalam 16 tim. Para pelatih yang telah menerima pelatihan di hari pertama, mulai mempraktikkan ilmu pelatihan yang efektif untuk mengantarkan mimpi besar para calon bintang dari Sumedang.

Nurlida Fatmikasari, Corporate Affairs Regional Manager Jakarta & West Java Region CCAI, mengemukakan rasa bangga melihat generasi muda tumbuh dan berkembang dengan potensi dan prestasi gemilang melalui kegiatan yang positif. Beliau menyatakan bahwa CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan dalam pengembangan kapabilitas komunitas.

Kegiatan Coke Kicks 2017 sendiri dilaksanakan pada 11 dan 12 September 2017. Pada 11 September, kegiatan terfokus untuk pelatihan para pelatih untuk meningkatkan kompetensi pelatihan, seperti: teknik komunikasi, motivasi dan penerapan strategi dasar permainan sepak bola. Selama sehari penuh para pelatih muda dari Kabupaten Sumedang mendapatkan pelatihan dari Coach Asian Soccer Academy (ASA) Foundation. Kegiatan hari pertama ini diikuti oleh 32 pelatih muda berbakat dan mereka mendapatkan sertifikat pelatihan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation.

“Melalui program Coke Kicks 2017, CCAI menitikberatkan pada pelatihan bagi para pelatih lokal melalui sesi train the trainers yang dipandu oleh para pelatih sepak bola profesional dari ASA Foundation, yang bertujuan untuk menciptakan komunitas sepak bola yang mandiri dan berkelanjutan. Hingga saat ini, Coke Kicks telah melatih lebih dari 600 pelatih sepak bola lokal, dan di tahun 2017 program ini menargetkan untuk melatih 200 pelatih lokal dan 2.240 pemain muda di 10 kota di Indonesia,” jelas Nurlida.

Salah satu kisah sukses pelatih lokal binaan Coke Kicks datang dari Cecep Setia Mukhlis, peserta program Coke Kicks: Train the Trainers pada tahun 2011. Saat ini Cecep berprofesi sebagai pelatih Soccer Grass Root Academy (SGRA) Desa Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Cecep menyalurkan ilmunya kepada generasi muda di lingkungan sekitarnya melalui pelatihan teknik dasar sepak bola yang ia kembangkan dari pelatihan Coke Kicks: Train the Trainers.

“Keikutsertaan saya di Coke Kicks membuka peluang bagi karir saya sebagai pelatih. Saya sangat mengapresiasi CCAI dan ASA yang telah berperan besar dalam pengembangan diri saya, khususnya dalam bidang sepak bola,” ujar Cecep yang pernah mendapatkan pelatihan dari Liga Premier Inggis (Arsenal, Manchester City, Portsmouth, Stoke City) – bekerja sama dengan Persib Bandung dan Kemenpora Bandung — dan mendapatkan sertifikat Young Coaches Indonesia (2017) dan Young Coaches International (2017).

Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi, yaitu: People, Wellbeing, Environment dan Community, CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai berikut: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat, Coke Kicks, City Clean-ups (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan), dan Coca-Cola Forest.

Program Coca-Cola Forest menggabungkan kegiatan penanaman pohon dengan pelayanan pendidikan, dan program pemberdayaan masyarakat. Inisiatif tersebut pertama kali berjalan di Lampung pada 2014, disusul dengan wilayah Jawa Barat pada 2015, dan Jawa Tengah pada 2017. Melalui program Coca-Cola Forest, CCAI telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 300.000 pohon pada masyarakat.(Red)
×
Berita Terbaru Update